Winnie The Pooh Glitter

Thursday, December 27, 2012

Sahabat Sejati




| Secebis Nasihat Imam Syafie |
Kita adalah sahabat kepada seorang sahabat .Begitu juga sebaliknya .Sunyilah hidup ini tanpa seorang sahabat.Ada kalanya ,sahabatlah orang yang ditemui untuk berkongsi segala rasa suka dan duka 
· Sahabat yg baik 
“Aku mencintai sahabat-sahabatku dengan segenap jiwa ragaku,seakan-akan aku mencintai sanak-saudaraku.Aku selalu berharap mendapat sahabat sejati yang tidak luntur baik dalam keadaan suka ataupun duka.Jika itu aku dapatkan,aku berjanji  akan selalu setia padanya.”
·         Mencari Sahabat Setia Dalam Duka
“Belum pernah kutemukan di dunia ini seorang sahabat yang setia dalam duka.Padahal hidupku sentiasa berputar-putar antara suka dan duka.Kalau suka melanda,aku sering bertanya.Siapakah yang sudi menjadi sahabatku?Di kala aku senang,sudah biasa bahawa banyak orang yang akan iri hati,namun bila giliran aku susah mereka pun bertepuk tangan. ”
·       Menghadapi musuh
“Ketika aku menjadi pemaaf dan tidak mempunyai rasa dengki,hatiku lega ,jiwaku bebas dari bara permusuhan.Ketika musuhku lewat di hadapanku,aku sentiasa menghormatinya.Semua itu kulakukan agar aku dapat menjaga diriku daripada kejahatan.Aku tampakkan kemarahanku,kesopananku dan rasa persahabatanku kepada orang-orang yang kubenci,sebagaimana ku tampakkan hal itu kepada orang-orang yang kucintai.Manusia adalah penyakit dan penyakit itu akan muncul apabila kita mendekati mereka.Padahal menjauhi manusia bererti memutuskan persahabatan. ”
·       Mengasingkan Diri Lebih Baik Daripada Bergaul Dengan Orang Jahat
“Bila tidak kutemukan sahabat-sahabat yang takwa,lebih baik aku hidup menyendiri daripada aku harus bergaul dengan orang-orang jahat.Duduk sendirian untuk beribadah dengan tenang adalah lebih baik menyenangkanku daripada bersahabat dengan kawan yang mesti aku berwaspada.”
·       Pasang Surut Persahabatan
“Aku dapat bergaul secara bebas dengan orang lain ketika nasibku sedang baik.Namun,ketika musibah menimpaku,kudapatkan mereka tidak ubahnya roda zaman yang tidak mahu bersahabat dengan keadaan .Jika hidupku berlumuran kebahagiaan,banyak orang iri hati jika hidupku berselimut derita mereka bersorak-sorai. ”
·       Rosaknya Keperibadian Seseorang
“Dalam diri manusia itu ada dua macam potensi tipuan dan rayuan.Dua hal itu seperti duri jika dipegang dan ibarat bunga jika dipandang.Apabila engkau memerlukan pertolongan mereka,bersikaplah bagai api yang dapat membakar duri-duri itu.”
·       Tempat Menggantungkan Harapan
“Apabila engkau menginginkan kemuliaan orang-orang yang mulia,maka dekatlah orang yang sedang membangun rumah untuk Allah.Hanya orang yang jiwa mulia yang dapat menjaga nama baik dirinya dan selalu menghormati tamunya,baik ketika hidup mahupun setelah mati.”

No comments: